Inilah Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Ketika Menjelang Ramadhan Tiba

Assalamulaikum Wr. Wb.

Batur Kabartumbuhmulia, Bulan Ramadhan sudah semakin dekat, yakni bulan yang penuh berkah, bulan penuh pahala dan ampunan, serta bulan penuh kebaikan.

Ada satu kerinduan yang mendalam setelah sekian bulan menanti kedatangan Ramadhan. Maka sungguh sangat layak kalau kita menyambutnya penuh suka cita, “Barang siapa yang merasa bersuka cita dengan datangnya Ramadhan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya dari jilatan api neraka,” demikianlah hadis Rasulullah SAW.

Baca juga: Ramadhan Segera Datang, Mengobati Kerinduan Sang Kekasih

Menjelang Ramadhan tiba, Rasulullah SAW juga bersabda kepada sahabatnya, “Sungguh, telah datang, dan ia adalah penghulu segala bulan (sayyid asy-syuhur). Ia datang membawa berkah, maka sambutlah ia (fa marhaban bih)”. Di akhir hadis, Nabi mengistilahkan penyambutan atas Ramadhan dengan Marhaban.

Marhaban, ya Ramadhan! Marhaban berasal dari kata rahaba-yarhabu, yang berarti luas atau lapang. Dengan demikian, Marhaban, ya Ramadhan bermakna bahwa tamu yang berupa “bulan suci Ramadhan” itu harus disambut dan diterima dengan lapang dada.

Begitulah Rasulullah SAW, para sahabat, dan umat Islam pada umumnya menyambut tamu yang penuh berkah itu. mereka melaksanakan ibadah puasa Ramadhan bukan sekadar sebagai kewajiban, tapi juga sebagai kerinduan.

Untuk itu, kita dianjurkan untuk mempesiapkan diri sebelum datangnya bulan suci Ramadhan. Karena dengan persiapan yang cukup tentu saja hasilnya akan lebih baik. Maka, inilah hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang kedatangan bulan Ramadhan.

 1. Persiapan Ruhiyah (Keimanan)

Rasulullah saw, mengajarkan kepada kita tentang sebuah do’a menjelang Ramadhan, yaitu:  "(ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan usia kami di bulan Ramadhan)".

Persiapan secara keimanan berupa pengendalian diri sejak sekarang untuk tidak melakukan maksiat, seperti menjaga pandangan dan lain-lain. Semoga dengan kebiasaan untuk menahan diri pada bulan Sya’ban, akan memudahkan kita menahan diri di bulan Ramadhan sehingga ibadah shaumnya jadi sempurna.

2. Persiapan Jasadiyah (Jasmani)

Ramadhan adalah bulan ketika kita melakukan kebaikan maka kita akan mendapatkan pahala yang berlipat, ibadah sunnah akan mendapatkan pahala wajib dan pahala ibadah wajib berlipat-lipat, sangat disayangkan ketika tiba bulan Ramadhan dan kita dalam kondisi sakit, maka kita tidak bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat. Persiapan fisik bisa dilakukan dengan cara berolah raga secara rutin serta sudah membiasakan diri dengan shaum sunnah.

3. Persiapan Tsaqafiyah (Keilmuan)

Rasulullah saw, bersabda:”Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan (ibadah) yang bukan urusan (agama/contoh) kami, maka ibadah tersebut tertolak” (HR. Muslim).

Memahami tata cara ibadah yang benar, membawa kita meraih pahala, karena apabila suatu aktifitas ibadah tidak ditunjang dengan pengetahuan yang baik, maka ibadahnya akan tertolak atau tidak mendapatkan pahala sama sekali. Persiapan ilmu ini bisa didapat dengan cara membaca atau menghadiri majelis taklim yang membahas tentang Ramadhan/Shaum.

4. Persiapan Maaliyah (harta)

Persiapan harta yang dimaksud bukanlah persiapan harta untuk buka puasa, tetapi adalah untuk sedekah, karena sedekah di bulan Ramadhan akan mendapat ganjaran yang berlipat-lipat.

Semoga ibadah Ramadhan tahun ini lebih baik dengan persiapan yang lebih matang. Amiin

Demikian,
Wassalam...



SUMBER:
www.rumahzakat.org
100 Hikmah Ramadan, Repulika
Hidangan Ramadan, Ust. Syaifuddin Al-Damawy


Artikel Terkait

Mutiara Ramadan 5196900757129530576

Post a Comment

emo-but-icon

item