Lima Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

Dalam hadis yang diriwayatkan Baihaqi, dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Diberikan kepada umatku di bulan Ramdhan lima keutamaan yang tidak diberikan kepada seorang nabi sebelumku. “ Pertama, kata Nabi Muhammad SAW, pada awal Ramdhan Allah berkenan melihat (mendatangi) mereka yang bersiap-siap untuk puasa. Sabda beliau, “Barang siapa di datangi Allah, orang tersebut tidak akan diazab selama-lamanya.”

Kedua, sesungguhnya bau yang tidak sedap yang keluar dari mulut mereka (yang puasa) pada senja hari itu lebih harum di sisi Allah dibanding dengan minyak wangi.

Ketiga, sesungguhnya malaikat memohon ampun bagi mereka siang dan malam.

Keempat, sesungguhnya Allah memerintahkan surga-Nya seraya berfirman, “Bersiap-siaplah surga-Ku dan berhias diri untuk hamba-hamba-Ku, mereka beristirahat dari lelahnya dunia menuju rumah-Ku dan kemuliaan-Ku.”

Kelima, sesungguhnya pada akhir malam, Allah mengampuni mereka semuanya. Salah seorang sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah malam Lailatul Qadr?” Rasulullah menjawab, “Tidak, tidakkah kamu perhatikan para pekerja melaksanakan pekerjaanya mereka segera dibayar gajinya. Itulah ampunan yang diberikan setiap malam.”

Demikianlah lima keutamaan Puasa yang dikabarkan Rasulullah SAW, hendaknya menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas puasa kita untuk menggapai takwa dengan memperbanyak ibadat sunat, terutama membaca dan mengkaji al-Quran.

(Dalam Aslih Ridwan, Republika)


Artikel Terkait

Mutiara Ramadan 6975094229348608438

Post a Comment

emo-but-icon

item