Desa Dasan Borok Bangkit dengan Berbagai Inovasi Melalui Program Desmigratif

desa desmigratif

KABARTUMBUHMULIA ID | Desa Dasan Borok merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. Desa ini berbatasan dengan Desa Tumbuh Mulia di sebelah utara, Desa Gerung Permai di sebelah selatan, Desa Bagik Payung Selatan di sebelah timur, dan Desa Paok Lombok sebelah barat.

Desa Dasan Borok memilik jumlah jiwa 2415, dan 778 kepala keluarga (data 2018).

Desa Dasan Borok merupakan salah satu desa di Indonesia yang masuk dalam Program Desa Migran Produktif (Desmigratif). Yaitu desa yang sebagian besar penduduknya merantau ke luar negeri, yang memahami sistem penempatan dan perlindungan tenaga kerja baik di dalam maupun di luar negeri.

Dari banyaknya tenaga kerja atau masyarakat yang memiliki proses pemberangkatan tidak resmi dari desa-desa yang ada di kecamatan Suralaga, maka dasan Borok lah yang terpilih melalui SK Kementerian Ketenagakerjaan untuk dijadikan desa Dismigratif pada tahun 2018 ini.

Dengan adanya desa dismigratif ini maka sangat membantu masyarakat desa Borok terutama bagi para buruh migran untuk mendapatkan berbagai informasi. Masyarakat bisa dengan mudah mendatangi kantor desa untuk sekedar menguliti berbagai informasi dan berkonsulitasi tentang bagaimana proses yang baik dan benar tatkala ingin ke luar negeri. Dengan begitu akan mengurangi beban jarak tempuh yang jauh ke kota kabupaten. Kini masyarakat hanya cukup melangkahkan kaki ke kantor desa Dasan Borok mereka akan mendapatkan berbagai informasi tentang ketenagakerjaan.

Dengan adanya Program Desmigratif ini Desa Dasan Borok telah berupaya melakukan berbagai pemberdayaan. Salah satunya sudah dibentuk kelompok-kelompok usaha, yang mana anggota dari kelompok-kelompok usaha tersebut adalah isteri-isteri dari para tenaga kerja buruh migran atau para tenaga kerja yang sudah purna.

Yang kedua pemerintah desa juga melakukan pemberdayaan melalui kelompok mesin jahit. Para anggotanya juga sama seperti kelompok-kelompok usaha yang lainnya.

Baca: 4 Usaha yang Menguntungkan di Desa Ini Wajib Anda Coba

Berikutnya adalah pemberdayaan ekonomi melalui penanaman bibit kelengkeng. Bibit kelengkeng ditanam di setiap lingkungan atau pekarangan milik masyarakat desa Dasan Borok. Setiap rumah minimal memiliki satu pohon kelengkeng.

Pada tahun 2017 lalu pemerintah desa Dasan Borok menganggarkan dana untuk pembelian bibit kelengkeng sebanyak 1000 bibit kelengkeng. Sekitar 717 kepala keluarga mendapatkan satu bibit kelengkeng. Sedangkan warga yang mempunyai pekarangan yang agak luas mereka bisa mendapat 2 sampai 3 bibit kelengkeng.

Setelah membagikan bibit kelengkeng kepada warga desa, Pemerintah desa tidak diam begitu saja, namun pemerintah desa terus berperan aktif mulai dari penannam, pemupukan hingga memantau tumbuh kembang bibit kelengkeng tersebut, sehingga nantinya warga bisa benar-benar bisa menikmati hasilnya.

Harapan Kepala Desa Dasan Borok yaitu Bapak Anggasarimah, bahwa kedepannya beliau ingin menjadikan desa Dasan Borok menjadi desa wisata agro. Pemerintah desa memperkirakan bila 70 % saja yang tumbuh dari 100 % bibit kelengkeng yang ditanam oleh warga, maka tidak menutup kemungkinan harapan itu akan terwujud yakni desa Dasan Borok akan menjadi desa wisata Kelengkeng.


Sumber: Publikasi Pemerintah Desa Dasan Borok

Artikel Terkait

Kabar Dasan Borok 285270722632178694

Post a Comment

Berkomentarlah dengan santun dan bermartabat.

emo-but-icon

Kabar Terbaru

item